Beranda > Kehidupan Mendunia > Realita Cinta dan [bukan] Rock n Roll

Realita Cinta dan [bukan] Rock n Roll

jangan rusak rencana kita kawin!

jangan rusak rencana kita kawin!

“…But you must believe me when I tell you that I have found it impossible to carry the heavy burden of responsibility and to discharge my duties as King as I would wish to do without the help and support of the woman I love”

“..Saya yakinkan saudara saudara, jika sangat tidak mungkin untuk Saya untuk mengemban tanggung jawab yang besar dan melaksanakan kewajiban sebagai Raja (Inggris) bila itu semua tanpa dukungan dan bantuan dari wanita yang Saya cintai.”

kurang lebih seperti itu arti secara umum yang merupakan sepotong dari pidato panjang pengunduran diri Edward VIII sebagai Raja Inggris (1936, Januari-Desember). Edward VIII atau yang akrab dengan panggilan Duke of Windsor merupakan putra dari George V (bertahta 1910-1936). tepat setelah kematian ayahnya (George V), Edward VIII menyatakan diri sebagai emperor atas Inggris, Irlandia Utara, dan persemakmuran India. dalam masa pemerintahannya yang sangat singkat-tidak sampai setahun-Edward memberikan perhatian lebih dan kebijaksanaannya pada unemployment (pengangguran) dan kesejahteraan penambang. sama lah dengan para pemimpin pemimpin besar lainnya: A. Lincoln menyerukan anti-perbudakan; D. Eisenhower menyerukan anti komunisme; J.F. Kennedy menyerukan hak hak sipil dan anti rasisme; dll. semacam itulah. jadi apa yang menarik dari Edward VIII ini padahal ada banyak sekali raja/ratu yang pernah memimpin Inggris? ya kembali lagi pada potongan pidato diatas, saya sebut “Antara Cinta dan Mahkota Jutaan Euro” [jelek banget ya].

Edward dikenal mempunyai kebiasan yang ‘kurang baik’, karena dia kerap kali masuk dalam hubungan yang lumayan dekat dengan wanita yang bersuami, seperti Freda Dudley Ward dan Lady Furness, dengan dua wanita ini Edward menjalin hubungan yang lumayan intimate dengan Lady Furness sampai dia dikenalkan dengan seorang wanita Amerika, Wallis Simpson yang baru saja menceraikan pernikahannya dengan suami pertamanya. ternyata, Edward ini termasuk nakal juga karena selama ‘pacar’nya si Lady Furness melakukan traveling, dia lebih intens dalam berhubungan dengan Simpson yang berujung pada keputusan untuk menikah. keputusan tersebut jelas merupakan suatu masalah dalam keluarga kerajaan Inggris, karena dia adalah raja sekaligus pemimpin keagamaan sejagad Inggris. dari statusnya sebagai raja, rakyat dan parlemen Inggris sudah dipastikan akan menentang Mrs. Simpson sebagai ratu mereka-karena dia yang wanita bukanlah termasuk ‘manusia berdarah biru’, dari statusnya sebagai pemimpin keagamaan (Kristiani), gereja secara tegas melarang pernikahan kedua setelah perceraian. Edward tahu ini tidak akan mudah untuknya dan kekasihnya, tapi tidak akan menyerah atas cintanya kepada wanita itu. ingatkah kamu dengan pidato kemenangan B. Obama di Chicago dimana dia mengatakan, “Di belakang pria yang berhasil, terdapat seorang wanita kuat yang selalu mendukungnya.”

cinta memang membuat buta, puncaknya pada 11 Desember 1936, lewat saluran saluran media ditujukan kepada semua persemakmuran Inggris, terdengarlah satu kalmat pertama, “Beberapa jam yang lalu Saya baru saja meletakkan tanggung jawab sebagai raja kalian, dan sekarang Saya digantikan oleh saudara laki laki Saya, Duke of York. Sudah sepantasnya Saya mengabdi kepadanya. melakukannya dengan sepenuh hati.”

Juni 1937, sebuah pernikahan antar kelas (kelas bangsawan dan kelas biasa) diadakan antara Edward VIII dan Wallis Simpson, dengan itu dia sangat berterimakasih kepada semua pihak meskipun harus menyerahkan tahtanya. lagipula, kehidupan raja tidak seperti yang kita bayangkan sewaktu kita kecil-makan, tidur, main wanita, menarik pajak, berpesta. Dunia nyatanya tidak pernah benar benar tentram sejak kehadiran manusia, kekuasan pemimpin adalah kekuasaan untuk mengemban kewajibannya memelihara apa yang dia pimpin sebaik baiknya, dan hal itu sepertinya dirasa akan sangat sulit bagi Edward. baginya tidak ada gunanya sebuah kekuasaan besar macam raja Inggris bila tidak didampingi oleh wanita yang dia cinta, Wallis Simpson.

(ryandi)

sumber kutipan pidato: Microsoft Encarta 2007

  1. Oktober 18, 2009 pukul 6:49 pm

    hmm. ganti nama, buat sekarang belum sih, gak tau lagi nanti. hehe.
    thnks mr. enigma

  2. Oktober 18, 2009 pukul 3:15 pm

    halo. saya sudah taruh link kamu di bagian my friends di sidebar. saya kasih nama manusiakendi. kalo mau diganti namanya, kasih tahu saya ya.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s