Beranda > Kehidupan Mendunia > “James Bond” dunia nyata [asli dan heboh]

“James Bond” dunia nyata [asli dan heboh]

ini lho rudalnya

ini lho rudalnya

A Man With The Golden Gun, Tomorrow Never Dies, Casino Royale, Quantum of Solace, dst, seri seri kisah petualangan agen MI6 Inggris, James Bond [007]. satu per satu seri seri film tersebut dirilis dan menerima sambutan hangat yang berbeda pada masing masing judul, tapi untuk Quantum of Solace, saya meragukan itu. Ian Fleming memang bisa dikatakan seorang jenius karena lihai menulis cerita espionasi beserta ‘bumbunya’, tapi terkadang kita juga berkeinginan untuk mendengar cerita espionasi yang nyata terjadi di panggung internasional bumi ini kan? oke! masuk!

saya ambil dua cerita intelijen yang menurut saya menarik dan tidak kalah seru dengan yang rekayasa, semoga juga menarik buat kamu😀

1-
SHALOM nama operasionalnya. merupakan agen Mossad pada masa direktur Shabtai Shavit (1990-1996), digembleng habis habisan di gurun Negev-Israel untuk bertahan hidup di gurun yang kering. negara yang berperang tentu akan mengalami krisis ekonomi. perang Irak-Iran mengacaukan perekonomian Irak dengan sangat mudah. jeleknya, Irak saat itu berada di bawah kepemimpinan diktator rakus Saddam Hussein. gelap matanya dibuat oleh kekayaan minyak tetangganya, Kuwait. Saddam sangat menginginkan Ladang Minyak Rumeyla, maka dilancarkanlah sebuah invasi militer ke Kuwait awal Agustus 1990. ditambah Saddam diduga memiliki ribuan rudal Scud yang berisikan racun biologis dan kimiawi aktif yang horror. untuk mencari tahu benar atau tidaknya senjata mengerikan itu sekaligus menandai lokasi senjata, diturunkannya seorang agen bernama Shalom yang dikhususkan untuk menyamar sebagai suku minoritas Sufi di gurun selatan Irak. penyamaran ini jelas tidak mudah. butuh berjam jam untuk mempelajari logat Arab suku Sufi dan yang terpenting adalah bertahan hidup di gurun serta pelajaran mengamati setiap benda mati yang ada di sana yang mungkin bisa memberikan ‘petunjuk’ untuk tidak mati. Shalom beserta kru nya dengan menaiki heli yang terbang serendah mungkin memasuki Irak dari selatan tanpa terdeteksi. akhirnya, Shalom sendiri di dalam kegelapan gurun. dia harus bersahabat dengan sekitarnya, menyerap setiap setiap tanda di sekitarnya untuk bertahan hidup. dia tidur seperti unta liar! tidur diatas pasir hanya saja dengan perapian di bawah tebing yang dengan beruntung ditemukan.

posisinya cukup menegangkan, dia berjarak kurang dari 1 Km dari perkemahan suku Irak yang hidup di gurun itu. setiap langkahnya harus diperhatikan atau dia akan jatuh ke tangan interogator kejam seperti akhir cerita petualangan agen Eli Cohen yang mendustai Syiria pada dekade 1960-an. setelah memperhatikan sekeliling, agen Shalom bisa melihat sebuah pasir yang pernah dilintasi kendaraan besar, dia mencari jarak aman dari jalur tersebut. sampai akhirnya sebuah konvoi ramai militer Saddam-termasuk kendaraan pelucur rudal beserta truk truk pengawal-melintasi jalur itu untuk beberapa saat dan berhenti. rudal Scud pada salah satu kendaraan pelucur telah dimiringkan tanda akan diluncurkan. sekejap setelah rudal itu melesat,  Shalom segera menandai konvoi itu agar dapat terus dimonitor dan mengambil foto-misi Shalom TUNTAS. rudal tersebut bisa saja dalam beberapa menit menghantam kota besar Kuwait, Riyadh, atau bahkan Tel Aviv. ternyata Saddam tak sekedar menggertak, komandan pasukan gabungan Sekutu, Jenderal Stiner sangat mengapresiasi kekuatan intelijen manusia ciri khas Mossad. tidak seperti CIA yang terlalu mengandalkan keajaiban teknologi elektronik.

rudal yang rusak

rudal yang rusak

Januari 1991 akhirnya keberadaan konvoi pelucur rudal Irak dikonfirmasi lokasinya, beberapa pasukan dengan Land Rover dan heli segera memberikan koordinat kepada pesawat pesawat pemburu yang telah siaga. satu konvoi ramai pelucur rudal tersebut sukses telah dibasmi. tapi bukan berarti itu adalah persediaan terakhir dari Saddam kan? bukan berarti juga Perang Teluk 1991 akan seketika berhenti karena operasi kecil yang sukses itu, karena hari hari selanjutnya dalam ‘konflik ekonomi’ itu, 500 orang meniggal sekaligus luka parah akibat rudal rudal Scud yang diluncurkan militer dibawah komando Saddam Hussein. nyatanya, departemen departemen intelijen Israel dan departemen departemen gabungan malah menerima banyak kecaman karena tidak bisa melumpuhkan persenjataan Saddam sebelum memakan korban. yang terpenting, agen SHALOM telah melakukan misinya dengan sukses. sisanya merupakan tugas kekuatan yang lebih besar daripada sekedar kekuatan intelijen. kekuatan militer. [bersambung ya ke Cerita Intelijen ke-2]

Klik! untuk cerita espionasi kedua!

(ryn)

  1. Juli 13, 2011 pukul 4:34 pm

    Excellent goods from you, man. I have understand your stuff previous to and you are just extremely excellent. I actually like what you’ve acquired here, really like what you are stating and the way in which you say it. You make it entertaining and you still take care of to keep it smart. I have bookmarked it in my buy hand history and google bookmarks. I can’t wait to read much more from you. This is actually a terrific web site.

  1. November 20, 2009 pukul 12:58 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s